Minggu, 24 April 2016

SoftSkill Tugas 1 : Definisi, Perkembangan , Jenis, Software, dan Hal-hal yang dibutuhkan dalam Game

Definisi Game
Permainan video (bahasa Inggris: video game) adalah permainan yang menggunakan interaksi dengan antarmuka pengguna melalui gambar yang dihasilkan oleh piranti video. Permainan video umumnya menyediakan sistem penghargaan – misalnya skor – yang dihitung berdasarkan tingkat keberhasilan yang dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas yang ada di dalam permainan.
Kata “video” pada “permainan video” pada awalnya merujuk pada piranti tampilan raster. Namun dengan semakin dipakainya istilah “video game”, kini kata permainan video dapat digunakan untuk menyebut permainan pada piranti tampilan apapun. Sistem elektronik yang digunakan untuk menjalankan permainan video disebut platform, contohnya adalah komputer pribadi dan konsol permainan.
Game bertujuan untuk menghibur, biasanya game banyak disukai oleh anak – anak hingga orang dewasa. Games sebenarnya penting dalam perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Tetapi game juga bisa merugikan karena apabila kita sudah kecanduan game kita akan lupa waktu dan akan mengganggu kegiatan atau aktifitas yang sedang kita lakukan.
Game Generasi  Pertama

1972, pada saat itu orang belum mengenal konsol atau game komputer, yang mereka tahu adalah video game, yaitu sebuah permainan elektronik yang menampilkan gambar bergerak (video). Sebuah perusahaan bernama Magnavox meluncurkan video game pertama, yaitu Odyssey.
Magnavox Odyssey, konsol game pertama di dunia mengoperasikan Pong.
Tidak lama setelah itu sebuah game arcade legendaris Atari berjudul “Pong” muncul. Pong merupakan sebuah game sederhana yang mengambil konsep permainan tenis, satu bola dan 2 papan di kiri dan kanan, pemain sebisa mungkin harus berusaha mengembalikan bola ke daerah lawan. Atari merilis Pong dalam bentuk sebuah mesin ding dong bernama Sears.
1975, Magnavox menyerah dan menghentikan produksi Odyssey. Sebagai gantinya, mereka mengikuti jejak Atari, memproduksi mesin ding dong bernama Odyssey 100, yang khusus menyajikan game Pong.

Game Generasi  Kedua

1976, Fairchild mencoba menghidupkan kembali dunia video game dengan menciptakan VES (Video Entertainment System). VES adalah mesin pertama yang disebut ”konsol”. Konsol ini menggunakan kaset magnetik yang disebut cartridge. Nah, konsep ini kemudian diikuti oleh beberapa produsen lain, termasuk Atari, Magnavox, dan RCA, ketiga perusahaan tersebut juga merilis konsol serupa.
Fairchild VES, pertama di dunia yang menggunakan media cartridge.
1977, dunia konsol menjadi tidak populer, game-game yang ada tidak berhasil menarik minat. Fairchild dan RCA mengalami kebangkrutan. Praktis, hanya ada Atari dan Magnavox yang masih bertahan di dunia video game.
1978, Magnavox meluncurkan Odyssey 2, seperti halnya Odyssey pertama, konsol ini pun gagal menjadi hit. Tak lama berselang, Atari meluncurkan konsol legendaris, Atari 2600, yang terkenal dengan game Space Invaders-nya
1980, berbagai produsen konsol muncul, dan mereka mengambil Atari 2600 sebagai konsep dasar, perkembangan dunia game pun semakin pesat.
1983, dunia video game kembali ambruk. Game-game yang kurang kreatif membuat konsol kembali mendapat sambutan dingin, apalagi, PC saat itu menjadi semakin canggih. Orang lebih memilih membeli PC ketimbang konsol video game, selain untuk bermain, PC juga produktif untuk bekerja. Game-game komputer (PC Game) semakin berkembang pesat, hingga saat ini. Pelopor PC ber-game saat itu adalah Commodore 64, konsol sekaligus personal computer yang menyediakan tampilan grafis 16-warna dan memiliki kapasitas memori jauh lebih baik dari konsol videogame model apa pun.
Atari 2600, sempat hit tahun 80-an. Memiliki “adik” bernama Atari 2600 Jr.

Game Generasi Ketiga

1983, perusahaan bernama Famicom (Jepang) menciptakan gebrakan baru, sebuah konsol bernama Famicom/Nintendo Entertainment System (NES) dirilis di akhir 1983. Konsol ini menampilkan gambar dan animasi resolusi tinggi untuk pertama kalinya. Setelah mendapat sambutan hangat di Jepang, Famicom memperluas pemasarannya ke Amerika, yang dikenal dengan NES (Nintendo Entertainment System). Nintendo memiliki chip pengaman pada cartridge game mereka, dengan demikian seluruh game yang akan dirilis haruslah seijin developer Nintendo. Dan akhirnya, muncul sebuah game legendaris, Super Mario Brothers, yang dibintangi karakter fenomenal yang tetap eksis hingga kini, Mario.
Famicom dari Nintendo, berhasil merajai pasar videogame di era generasi ketiga.

Game Generasi Keempat

1988, NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan bernama Sega mencoba menyaingi Nintendo. Sega merilis konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibanding NES. Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, tetapi NES tetap bertahan dengan angka penjualan tinggi.
1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun, Nintendo dan Sega menjadi bebuyutan, meskipun ada beberapa produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, tapi kedua konsol mereka begitu handal dan populer.
Rivalitas yang legendaris, Super NES dan Mario Brothers sebagai ikonnya melawan SEGA Mega Drive dan Sonic the Hedgehog sebagai ikonnya.

Game Generasi Kelima

1990-1994, Sega dan Nintendo tetap bersaing. Berbagai game fenomenal dirilis. SNES menyertakan chip Super FX pada cartridge mereka, dan Sega menggunakan Sega Virtua Processor, keduanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas grafis dari game. Alhasil, SNES dan Sega saling beradu dengan game-game keren seperti Donky Kong Country (SNES) dan Vectorman (Sega).
1993, sebuah perusahaan ternama, Panasonic, merilis konsolnya yang bernama Panasonic 3DO. Ini adalah konsol pertama yang menggunakan CD sebagai pengganti cartridge. Harganya yang sangat mahal membuat konsol ini tidak populer, 3DO tidak bertahan lama dan harus segera menghentikan produksinya.
Panasonic 3DO, konsol game pertama yang menggunakan media CD.
1994, Atari kembali meluncurkan konsol baru untuk menandingi Nintendo dan Sega. Atari Jaguar jelas jauh lebih canggih ketimbang NES maupun Mega Drive, tetapi penggunaannya yang sulit menjadi batu sandungan, belum lagi, pada tahun yang sama, Sony merilis konsol super legendaris, PlayStation. Atari bangkrut dan akhirnya melakukan merger. Konsol basis CD yang pertama kali menuai sukses adalah Sony PlayStation. Konsol Jepang ini segera mendapat sambutan hangat, dan hingga saat ini, PlayStation sudah terjual ratusan juta unit. PlayStation yang juga disebut PS-One merupakan konsol terlaris sepanjang masa. Sega dan Nintendo tampaknya menyadari ketertinggalan mereka dari Sony. Sega kemudian merilis Sega Saturn, dan Nintendo mengeluarkan Nintendo 64.
 Jenis Game

1. FPS (First Person Shooter) adalah jenis game tembak-tembakan dengan tampilan pemain adalah tokoh yang dimainkan. Biasanya berupa misi untuk suatu tujuan tertentu. Ciri khas game ini adalah penggunaan senjata jarak jauh. 
Contoh : Counter-Strike, Call of Duty, Ghost Recon, Point Blank, Crossfire.

2. RTS (Real Time Strategy) adalah genre permainan strategi, taktik, dan logika. Biasanya berupa perang yang tiap pemainnya memiliki suatu pasukan atau negara. Dalam RTS permainan dapat berupa sejarah, fantasi, dan fiksi ilmiah.
Contoh : Age of Empires, Warcraft, Command & Concuer, Rise of Nations, Stronghold

3. RPG (Role Playing Game) adalah game yang para pemainnya memainkan peran tokoh-tokoh khayalan dan berkolaborasi untuk merajut sebuah cerita bersama. Ada pula jenis lain game RPG ini, diantaranya :
LARP (Live Action Role Playing) adalah game RPG dimana para pemain bisa melakukan gerakan fisik tokohnya. Biasanya pemain menggunakan kostum dan menggunakan alat-alat yang sesuai dengan tokoh, dunia dan cerita yang dia mainkan.
MMORPG (Massively Multiplayer Online Role-Playing Game) adalah game RPG yang melibatkan ribuan pemain untuk bermain game bersama dalam dunia maya.
Contoh : Final Fantasy, Ragnarok, Avalon, RF, World of Warcraft, DotA, Perfect World

4. Construction and Management Simulation Games adalah game yang mesimulasikan proyek membangun dan mengelola. Pada dasarnya adalah masalah ekonomi dan konseptual. Game ini jarang yang melibatkan konflik dan eksplorasi, dan hampir tidak pernah meliputi tantangan fisik.
Contoh : Sim City, Roller Coster Tycoon, Caesar

5. Vehicle Simulation Jenis permainan ini mensimulasi pengoperasian beberapa kendaraan, kendaraan bisa berupa pesawat terbang, pesawat tempur, kereta, kendaraan perang, maupun kendaraan konstruksi.
Contoh : Train Simulator, Truck Simulator, FlightGear, Tram, Orbiter

6.AdventureGames
game yang mengutamakan masalah eksplorasi dan pemecahan teka-teki. Namun terkadang meliputi masalah konseptual, dan tantangan fisik namun sangat jarang. Contoh : Indiana Jones, God of War, Tomb Raider, Assasins Creed

Hal Yang Dibutuhkan Dalam Pembuatan Game

a.     Menentukan Spesifikasi Game
Disini dapat menentukan game yang akan dibuat 2D atau 3D lalu, berapa rentan usia yang di targetkan dalam game yang akan dibuat. Lalu tentukan juga berdasarkan settinganya, bagaimana strategi yang digunakan. Tentukan jenis dan ide seperti apa game yang akan  dibuat, bagaimana cara memainkannya dan sasaran game.
b.     .Tentukan tool yang ingin digunakan
Dengan apakah Anda ingin membuat game tersebut, biasanya game dibuat dengan bahasa pemograman, ada software yang menggunakan bahasa pemograman dalam pembuatan game atau sama sekali tidak membutuhkan pemograman dalam pembuatannya, sehingga Anda hanya perlu menggunakan mouse untuk mengatur jalannya game, karakter jagoan, musuh dan beberapa komponen game lainnya, software untuk membuat game sangat membantu Anda dalam membuat sebuah game.

c.      .Menentukan Alur Game
Dalam pembuatan game diperlukan penentuan jalan cerita dari game yang akan kita buat, contohnya dengan seperti penentuan di berbagai level (pasti di setiap level terdapat jalan cerita yang ketika levelnya semakin tinggi maka tingkat kesulitanya pun semakin tinggi pula). Lain halnya ketika kita membuat game yang berbasis animasi/film-film (seperti Harry Potter, Spiderman, Cinderella, dll). Hal-hal yang harus kita ketahui jika kita memilih game yang berbasis animasi/film-film adalah dimana tempatnya, bagaimana cara mengalahkannya, berapa musuhnya, dll.



d.     .Tentukan gameplay game
Gameplay adalah sistem jalannya game tersebut, mulai dari menu, area permainan, save, load, game over, story line, misiion sukses, mission failed, cara bermain dan sistem lainnya harus ditentukan. Semua sistem yang digunakan dalam game disebut dengan gameplay. Implementasi Program
Disini lah inti dari pembuatan game, yaitu pengkodingan atau mengimplementasi ke dalam program. Pada tahap ini di butuhkan   pemahaman tentang pemograman yang berorientasi objek, grafika komputer dan juga pengetahuan tentang bahasa pemograman tersebut.
e.      Mencoba dan Perbaikan program
Ini adalah tahap akhir dari semua perjalanan pembuatan game yaitu pengecekan program aplikasi game yang anda buat. Dalam tahap ini pengecekan yang dilakukan sebaiknya dilakukan oleh orang lain, agar kita dapat mengetahui pendapat orang lain.

APLIKASI PEMBUATAN GAME

1.      Adventure Maker Free Edition  
2.      3D Game
3.       Adventure Game Studio
4.      Game Maker
5.      Jump Craft
6.       Creation Engine
7.       IW Engine
8.      HPL Engine
9.      Anvil Engine
10.   ID Tech Engine
11.  Avalence engine
12.  Frostbite engine
13.  Unreal Engine
14.  Cryengine
15.  Rage engine
16.  Game Maker 8.1 Or Studio
17.  RPG Maker
18.  Game Salad
19.  3D Rad Engine
20.  Stencly
21.  Clickteam Fusion 2
22.  Unity
23.  Construct 2
24.  Adventure Maker Studio

Sabtu, 06 Februari 2016

Makalah Animasi



Nama Kelompok : - Fandhi Bachtiar (53413198)
                              - Farouq Muhammad Aqil (53413271)


Membuat Animasi dengan Suara dan Rage Face


PENDAHULUAN
            Animasi berasal dari kata dalam bahasa inggris yaitu animate yang artinya menghidupkan, memberi jiwa dan mengerakan benda mati. Animasi merupakan proses membuat objek yang asalnya suatu benda mati, kemudian secara berurutan disusun dalam posisi yang berbeda seolah menjadi hidup
            Ditemukannya prinsip dasar animasi adalah dari karakter mata manusia yaitu : persistance of vision (pola penglihatan yang teratur). Paul Roget, Joseph Plateau dan Pierre Desvigenes, melalui peralatan optik yang mereka ciptakan, berhasil membuktikan bahwa mata manusia cenderung menangkap urutan gambar-gambar pada tenggang waktu tertentu sebagai sebuah pola.
Animasi secara umum bisa didefinisikan sebagai :
            Suatu sequence gambar yang ditampilkan pada tenggang waktu (timeline) tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gambar bergerak. Pengertian animasi pada dasarnya adalah menggerakkan objek agar tampak lebih dinamis.
            Animasi   merupakan   suatu   teknik   menampilkan   gambar   berurut   sedemikian   rupa   sehingga   penontonmerasakan adanya ilusi gerakan (motion) pada gambar yang ditampilkan. Secara umum ilusi gerakan merupakanperubahan yang dideteksi secara visual oleh mata penonton sehingga tidak harus perubahan yang terjadi merupakanperubahan posisi sebagai makna dari istilah 'gerakan'. Perubahan seperti perubahan warna pun dapat dikatakansebuah animasi.
            Pembuatan suatu animasi bertujuan untuk memberikan kesempatan mengenbangkan kemampuan berkreativitas dalam dunia animasi ditengah perkembangan ilmu komputer pada saat ini . Bagi penulis pembuatan animasi 3D ini dapat menambah pengetahuan dan pembelajaran lebih dalam pada animasi. Dan pembaca juga dapat mengetahui cara membuat animasi.






PEMBAHASAN

A. Langkah-langkah pembuatan objek animasi
            Untuk memulai pembuatan objek modelling yaitu pisang, melon, dan belimbing perlu beberapa tahap, pertama-tama akan dibuka aplikasi blender 2.76. 


Berikut tampilan awal blender 2.76 terlihat pada gambar diatas ini.

           
            Pada gambar diatas kita akan membuat sebuah gambaran ruangan dengan objek sebuh meja, kursi , dan sebuah laptop .
      


  Selanjutnya pada gambar diatas kita membuat sebuah objek seperti manusia dengan keadaan seperti sedang duduk disebuah kursi karena kita akan gabungkan objek berikut dengan objek




           sebelumnya yang telah kita buat sebuah ruangan dengan posisi duduk diobjek kursi .



            Lalu pada layer berikutnya kita membuat sebuah objek tempat pensil seperti gambar objek diatas berikut ini , kita juga akan nanti akan menggabungkan objek berikut dengan objek yang awal telah kita buat dengan menaruh nya dengan posisi diatas meja .





            Kemudian pada ketiga gambar diatas adalah gabungan antara semua objek disemua layer dengan manaruhkan objek dan menyesuaikan bagaimana posisi yang akan digabungkan semua objek yang telah kita buat.

B. Blender Dope Sheet Editor
            Blender dopesheet editor digunakan untuk melihat property apa saja yang terpengaruh oleh sebuah keyframe.
C. Face Rig
Face rig adalah teknik menggerakan wajah dengan menggunakan tool object constraint yang bergambar rantai.tujuanya agar bola mata mulut dan gerak bone di kepala menjadi lebih hidup dengan mensingkronkan sumbu tiap objectnya.
           


PENUTUP
            Dari semuanya kita dapat simpulkan bahwa pada software blender yang kita gunakan tidak hanya bisa membuat berbagai bentuk objek tetapi juga dapat digerakkan sesuai dengan keinginan ,  dan kita dapat membuat animasi 3D atau game pada blender ini. Pada software blender ini kita juga dapat merender animasi yang telah kita buat dan bisa menambahkan efek suara pada animasi tesebut.
            Blender ini sangat mudah untuk dipahami dan menjadikan sebuah animasi bergerak pun lebih mudah. Mencoba software ini untuk membuat sebuah animasi karena blender menyediakan banyak fitur yang berguna untuk pembuatan objek, animasi, ataupun game dan juga blender ini bersifat open source atau sumber terbuka yang dapat dimanfaatkan digunakan oleh semua user. 
            Tetapi software ini tidak mememiliki tool yang lengkap seperti 3D max , tampilannya pun masih cukup berantakan , dan semua proses juga masih dilakukan secara manual.

Minggu, 22 November 2015

Membandingkan Animasi dengan 2 Software yang Berbeda


Pada tugas softskill kali ini saya akan membahas tentang komparasi software 3D animasi disini kita menggunakan 3 software yaitu Blender, Sketchup, dan Ogre3D Dan disini saya hanya mencoba dengan menggunakan blender, sketchup, dan Ogre3D. Disini saya membuat rumah adat dengan menggunakan blender dan rumah adat dengan sketchup.

Blender

Blender adalah perangkat lunak untuk grafis 3 dimensi yang gratis dan populer di kalangan desainer. Blender dapat digunakan untuk membuat animasi 3 dimensi.



Kelebihan Blender
Memiliki pengaturan animasi, Mudah digunakan, Menggunakan open GL sehingga membuat animasi lebih bagus, Mempunyai pengaturan texture dan material yang baik, Tidak memakan resource yang terlalu besar, Tool yang banyak dan mudah digunakan, Open source dan berjalan di semua platfom,  Tidak berbayar.



Kesederhanaan software ini membuat Blender tidak memerlukan spesifikasi komputer yang tinggi untuk sekedar menjalankannya. File instalasinya yang kecil membuat blender juga dapat diinstall dan dijalankan secara portable. Sekitar 40 Mb sebelum diinstall dan 150 Mb setelah di install. Ukuran file yang kecil ini jauh melampaui software sejenis yang file instalasinya membutuhkan ruang hardisk sekitar 2 hingga 3 Gb.



Selain itu, blender versi terbaru juga mendukung GPU (Graphic Processor Unit )-CUDA computing. CUDA adalah metode computing pada kartu grafis untuk meningkatkan pengolahan kecepatan dan performa grafis. Jika blender mendeteksi GPU yang mendukung CUDA , maka proses render akan dilakukan oleh GPU. Hasilnya, render akan lebih cepat serta menghasilkan gambar yang lebih detail dan tajam



Kekurangan Blender 

Adapun kekurangan pada Blender, untuk penguasaannya sangat membuntuhkan waktu lama karena memang agak sulit dipahami terutama pada GUI nya.

Memang blender diakui memiliki fitur yang tidak selengkap software berbayar lainnya. Jika kita ingin melengkapi fiturnya, kita harus mencari plugin yang tersebar di internet ataupun memprogram plugin sendiri. Tentunya ini cukup merepotkan user.



 Disini saya penggunaan Blender:
 

Google Sketchup 
Sketchup adalah sebuah software desain yang mengarah pada pengolahan gambar 3D, yaitu pengolahan gambar illustrasi sebuah bangunan ataupun yang lainnya, (lebih sering digunakan untuk pengolah gambar" gedung).

Kelebihan Sketchup : 
Adapun kelebihan dan kekurangan di dalam software tersebut, banyak kelebihan yang dimiliki software ini, sangat berbeda dengan pengolah gambar illustrasi 3D lainnya, dalam segi kapasitas sortware ini cenderung lebih ringan di bandingkan dengan yang lain, dalam segi interface google sketchup lebih familiar, mudah di ingat dan Simple.

Sketchup juga banyak menyediakan berbagai fasilitas di antaranya, Gudang gambar 3D, atau 3D Whare House, disana kita bisa berbagi dan mengunduh gambar" yang sudah ada yang dibuat oleh kontributor" dunia, yaitu kumpulan gambar object seperti Meja, Kursi, Televisi, Gedung tinggi Dll, dan juga landmark sebuah kotapun tersedia di sana, dan anda pun bisa berkontribusi di dalamnya, seperti mengupload gambar anda yang sudah ada ke gudang gambar 3D. 

Google Sketup juga menyediakan lahan untuk sebuah bangunan" nyata seperti gedung" tinggi di sebuah negara, yang di gabungkan ke dalam salah satu produk Google lainnya yaitu Google Earth, di sana kita bisa lihat secara langsung gedung" 3D yang sudah d buat oleh kontributor" google Sketchup di Whare House 3D, banyak hal lain juga yang menjadi kelebihannya, yaitu dalam tingkat rendering yang lumayan bagus, kemudahan dalam pengolahannya dan bnyak lagi.

Kekurangan Sketchup :
Karena kesederhanaan sketchup menjadikan susahnya pemodelan tingkat lanjut meski memakai plugin sekalipun , Terjadi crash apabila terdapat banyak permukaan patch dan vertex (kasus ini terjadi apabila mengimpor model tingkat lanjut misal model manusia dari 3ds max ke google sketchup ).
Hasil gambar kurang memuaskan, Tersedia dua versi SketchUp, yaitu : Google SketchUp (gratis) dan Google SketchUp Pro 

Jadi Kesimpulannya Google Sketchup sangat mudah untuk di oprasikan dan mudah sekali untuk mendapatkannya karna softwarenya Gratis / Free. juga softwarenya yang tidak begitu berat renderingnya 





 

Jumat, 20 November 2015

Menganalisa Animasi Naga di Sinetron Indosiar



Pada postingan blog kali ini saya ditugaskan untuk menganalisa dan memberikan komentar tentang sebuah gambar atau animasi.Yups,saya akan mengomntari yang menjadi unek2 saya dan mungkin sebagai pemirsa yang sering menyaksikan televise terutama indosiar karena  BANYAK dari kita komplain. Indosiar kok bisa sih nge-deliver sinetron yang pake gambar naga? Tapi dengan jalan cerita yang ajaib, dan tentu saja, lengkap dengan gambar naga 3D CGI (Computer Generated Image). Kita juga teriak: GAK MODAL!





Tapi tahukah kalian? Apa yang sebenernya terjadi di “balik layar” pembuatan Naga-Naga Indosiar?
Di Indo saat ini masih sulit utk bikin serial/TV show yg punya CGI berkualitas karena sistem kejar tayang yg dipake. Bukannya ga ada CG artist yg bagus, pasti lo2 pada tau lah segambreng CG artist independent yg bagus ga perlu gw sebutin contohnya. Tapi ya itu tadi ,sistem komersial di tv adalah kejar tayang. Dikira2 aja, disuruh bikin naga2an hanya dikasih waktu 2-3 harian. Ini dari 0 yah, dan utk beberapa scene pula. Dari modelling, texturing, rigging+animating, lighting, render. Yg di luar negeri pekerjaan spt ini dibagi ke beberapa orang, misal yg modelling artist sendiri, texture artist, rigger, lighting artist, bla3. Di Indo? 1 orang harus bisa utk semua bidang dgn alasan bujet dan utk deadline non logis 2-3 hari.
Sekedar gambaran, untuk ngerender sebuah file 3D dengan kualitas intermediate low (lighting minimum, medium resolution texture map, bump mapping minimum.. ngomongin naga ini soalnya) butuh sekitar 40-60plus detik per framenya. Standar TV indonesia adalah PAL = 25 fps. Coba lo kali 60 detik (waktu rendering/frame) x 25 (jumlah frame). Itu baru 1 detik. 15 detik gimana? silahkan itung aja. Itu baru kualitas intermediate low. Mau kualitas ala FF advent children? bisa aja, dengan konsekuensi 1 frame bisa 5-8menit sendiri dirender. 10 detik? kali aja (8menit x 25) x 10 detik.Jadi demikianlah analisa dari  saya karena menurut saya walaupun tidak menarik animasi naga tersebut tapi di balik itu kita mengetahui banyak kesulitan yang didapat serta dengan biaya yang minim pula.Oleh karena itu ketika saya mendapatkan Tugas Softskill kali ini mengenai analaisa dan juga saya sudah mendapatkan pembelajaran di Universitas saya yakni Universitas Gunadarma tentang memakai aplikasi animasi blender yang berbasis open source dan lainya saya jadi mengerti bahwa mereka itu(pembuat animasi indosiar) sebenerya layak dan patut diacungi jempol karena tingkat kesulitanya dan waktu pengerjaanya.Sekian dari saya sampai ketemu lagi di postingan berikatnya mengenai Komparasi 2 aplikasi animasi yang didasarkan 1 objek gambar/animasi.Wa salamualikum wr wb.